.

» » Bersyukur atau Mengeluh

Bersyukur atau Mengeluh

Penulis By on Monday 28 December 2015 | No comments

Bersyukur atau Mengeluh
Penjual daging melihat seekor anjing ditokonya dan mengusirnya,tapi anjing itu kembali lagi, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada catatan dimulutnya : "Tolong sediakan 12 sosis, uangnya dimulut anjing ini. Sipenjual melihat ada uang Rp. 50.000, diambilnya uang itu, ia memasukkan sosis kekantung plastik dan diletakkan dimulut anjing itu.
Sipenjual sgt terkesan.
Kebetulan saat itu waktu tutup toko, ia menutup toko dan mengikuti si anjing yang berjalan ketempat penyeberangan. Si anjing meletakkan plastiknya, melompat dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu lampu hijau dan ia menyeberang. Anjing tersebut sampai dihalte bus dan melihat papan informasi kemudian duduk. Sebuah bus datang, si anjing melihat no bus, kemudian kembali duduk. Bus lain datang, yakin bus benar, si anjing naik! Sipenjual kagum mengikuti anjing itu. Akhirnya si anjing berjalan kedepan, ia berdiri dengan kedua kakinya dan menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar dan berhenti depan rumah serta meletakkan kantung plastik. Kemudian ia membenturkan dirinya kepintu rumah tsb.
Sipenjual melihat seorang pria membuka pintu dan langsung memukuli menendang serta menyumpahi anjing tersebut! Sipenjual berlari untuk menghentikan pria tersebut,
"Apa yg kau lakukan? Anjing ini sangat jenius"...Pria itu menjawab: "Kau bilang anjing ini pintar? Dalam minggu ini sdh 2x anjing ini lupa membawa kunci!!"
Mungkin hal serupa sering terjadi dikehidupan kita. Sesuatu yg bagi kita tidak memuaskan, mungkin sesuatu yang sangat luar biasa bagi orang lain.
Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita. Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus pada kesalahannya! Sebaliknya, pemilik toko menganggap anjing tersebut luar biasa pintar! Kita tidak menyadari bahwa setiap harinya kita punya 2 pilihan,..hendak mengeluh atas berbagai hal yang kurang memuaskan,.. atau bersyukur atas berbagai karunia yg telah kita terima..?
Semua itu tergantung kita sebagai manusia memandang permasalahan tersebut..
Tahun ini, berhasil atau tidak, susah-duka dan semua isinya hanya hati kita dan sudut pandang kita dalam mensikapinya. Kalau kita positif pada dunia, maka dunia akan positif pada kita. Kalau kita sayang dan memberikan perhatian pada Allah, niscara Allah akan lebih-lebih memberikan sayang dan perhatiannyan pada kita.
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Berkomentarlah Dengan Sopan Dan Beretika. Terima Kasih